Kamis, 26 Maret 2015

Cinta Dalam Diam


Pernah jatuh cinta kan?

Pasti begitu indah rasanya jatuh cinta apalagi cinta pertama. Tapi cinta pertama sering membuat kita mendadak bodoh. Padahal dipikiran para cupu yang baru merasakan pertama kali jatuh hati pasti yang mereka tahu cinta itu indah yang bisa saja membuat malam hari bagai ada pelangi. Sampa bisa membuat rasa tahi bagai cokelat hehe. Tapi semua itu hanya kelihatannya saja di kenyataaannya cinta itu rumit dan perlu kesiapan hati untuk merasakannya dengan membawa risiko untuk sakit hati sedang sampai serius.
Cinta dalam diam
Look!
Keindahan lah salah satu alasan utama seseorang mencari cinta. Tapi sering kali cinta itu datang tanpa kita cari dan menurut saya inilah cinta yang sesungguhnya. Cinta yang datang tanpa diundanglah yang pasti bisa membuat kita nyaman memeluknya dari dekat.

Cinta diam-diam sakit diam-diam. Pernah mengalaminya bukan?

Inilah saat dimana cinta itu harus ditahan tapi merasa cinta itu juga harus dijaga walau sakit terus dirasa karena cinta yang belum tersampaikan memang susah untuk di tinggalkan. Inilah hal yang membuat kita seperti orang bodoh dimana kita hanya bisa diam padahal kita mempunyai cinta yang besar. Hal ini juga memaksa kita untuk merasakan rasa cemburu dan sakit hati secara diam-diam juga. Kenapa harus mencintai dalam diam?

Bagaimana cinta itu bisa ditunjukan dalam diam?

Apa seharusnya diungkapkan? Saat dirimu diberi virus yang bernama cinta. Jangan biarkan cintamu kepada manusia melebihi cintamu kepada sang pencipta. Berdoalah yang terbaik untuk cinta yang kamu rasakan.

Bukannya lebih enak di nyatain sejujur-jujurnya walaupun terkadang hal ini justru yang bisa membuat kita lebih jauh dari orang yang kita cinta. Tapi yakin kan dalam hatimu cinta akan selalu ada walau tidak bersama. Cinta dalam diam sebenarnya bukan masalah besar. Justru dari hal ini kita bisa terhindar dari berbagai masalah dan juga dosa. Tunjukan cintamu pada sang penciptamu karena itulah bentuk rasa syukur akan hidup yang diberikan kepadamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar